Rabu, 15 September 2010

Misteri "Hilangnya" Dewa NAZI dari Mata Dunia (Part-1)



Dewa NAZI, yah itulah salah satu julukan yang di berikan kepada Hitler yang notabenenya telah membunuh 6 - 7 juta jiwa orang Yahudi hanya karna orang Yahudi dianggap berada di bawah ras Arya. Memang tidak bisa lagi di hitung berapa jumlah dosa yang Iya lakukan, tapi, taukah anda, Hitler merupakan seorang anak yang memiliki sebuah depresi tersendiri terhadap masalalunya??




Masa kecil Hitler betul-betul miris, karna dia memiliki sebuah sikap antisosial yang sangat di benci oleh ayahnya, Hitler juga dianggap "Kutukan" oleh ayahnya sendiri hanya karna sikap antisosialnya ini, dan bukan sedikit penyiksaan, pukulan dan hantaman keras dari Ayahnya terhadap dia, tapi disamping itu, ada juga ibu hitler yang sangat memperhatikannya dan sangat baik terhadapnya, dan Ibunya menjadi 1 dari sejuta orang yang ia kasihi

Hitler pertama kali bergabung dalam angkatan bersenjata pada perang dunia 1, dia masuk sebagai Kopral dan menjadi pasukan barisan depan. Namun karena kekalahan Jerman pada perang dunia pertama Hitler pun berpindah aliran dan masuk menjadi anggota partai buruh yang kemudian menjadi NSDAP (National Socialistische Arbeiter Partei)

Dan disinilah dimulai Drama Kediktaktoran Hitler

Sejak saat itu Karir Hitler di dunia politik makin menanjak, sehingga pada tanggal 30 Januari 1933 Hitler di lantik menjadi seoran Kanselir. Inilah yang menjadi tombak besar dimana dilaksanakannya perburuan terhadap para penentang dan para Anti NAZI, satu persatu dari mereka hilang tanpa bekas. Dan dimulai lah perjuangan NAZI menjadi seekor singa yang meraung-raung pada perang dunia ke 2, tapi sayangnya pada tanggal 30 april, pasukan Rusia berhasil menumbangkan NAZI dan dari sini Hitler mulai merencanakan kematiannya.

29 April 1945.....
Menurut kesaksian seorang perawat Hitler bernama Flegel
pada hari itu seluruh petinggi NAZI berkumpul di bunker tempat Hitler berada

Hitler semakin gelisah, dia tau itu adalah hari terakhir parta NAZI berdiri, ini membuat hitler tidak mempercayai siapapun, Hitler bahkan curiga Kapsul sianida yang nanti akan Ia gunakan untuk bunuh diri telah di tukar oleh Agen rahasia sekutu yang mungkin saja berhasil masuk dan menyusup kedalam bunker dengan racun palsu karna dia tau, bagaimana pun juga pihak sekutu ingin menangkap Dia hidup-hidup dan jika itu terjadi, maka itu akan menjadi sebuah akhir yang memalukan bagi Hitler

Sebelum Ia bunuh diri, Hitler menyempatkan diri keluar dari kamarnya
Wajahnya tampak lusuh, tanganya juga tak berhenti bergetar dikarenakan penyakit parkinson yang mengerogoti tubuhnya, tubuhnya sudah tidak tegap seperti masa kejayaannya lagi

Tampaknya Hitler telah siap Kalah
padahal Ia masih ingat saat Joshep Goebbels berkata bahwa
"Pasukan NAZI akan mempertahankan Berlin hingga titik Darah penghabisan"

sungguh mengharukan

sebagai catatan, menurut Flegel Hitler saat itu berumur 56 tahun, tapi pada hari itu Ia tampak seperti seseorang yang lebih tua dari umurnya

Keesokan harinya, pada jam 15.30 terdengar suara ledakan pistol dari dalam kamar Hitler
Sang Diktaktor telah tewas
dengan sebelumnya meminum kapsul Sianida yang sudah di sediakannya dari Awal

Tapi, sebuah pertanyaan besar menganjal hati Seluruh Umat manusia

APAKAH BENAR SANG DIKTAKTOR TELAH MATI PADA HARI ITU???


Misteri "Hilangnya" Dewa NAZI dari Mata Dunia (Part-1)

Bersambung ke part 2

Minggu, 05 September 2010

Korban Holocaust dan dampaknya terhadap Freemason

  • Holocaust dan Freemason



Holocaust., yah, inilah salah satu peristiwa paling kejam di Dunia, dimana berjuta-juta Jiwa di terbangkan, dimana hidup adalah seperti sampah, dan nyawa hanyalah omong kosong

Holocaus, istilah ini adalah yang digunakan untuk mendeskripsikan pembantaian masal yang di lakukan oleh Nazi terhadap berbagai kalangan minoritas di Eropa dan Afrika Utara pada Perang Dunia ke 2, dan orang Yahudi dikatakan menjadi korban terbanyak dalam peristiwa ini
peristiwa ini didasari oleh paham diskriminasi dimana Adolf Hitler telah memusnahkan kalangan yang dianggap rendah dan tidak berguna (kalangan yang berada di bawah bangsa Arya)

Holocaust sendiri sebenarnya tidak hanya bertujuan memusnahkan bangsa Yahudi, seperti yang di katakan di atas

"memusnahkan kalangan yang di anggap rendah dan tidak berguna"

sebenarnya lebih dari itu, Hitler bersama Nazi juga membunuh para politikus, saksi Jehova dan seluruh yang bertentangan secara politik dan agama dengan mereka, bahkan para Homoseksual juga
tapi yang mengejutkan di sini adalah dimana para penganut paham Freemason juga ikut-ikutan di buru oleh Nazi dan Hitler karena dianggap memiliki paham yang berbeda

selama masa Holocaust, diperkirakan sekitar 80.000-200.000 para penganut freemason telah di musnahkan oleh Nazi. Sebelum di musnahkan, para Freemason ini diberikan sebuah tanda

Yaitu tanda Red Triangel terbalik seperti yang ada pada gambar di atas.
Namun pada tahun1938, sebuah rencana baru muncul, dimana sebuah organisasi amal untuk persenjataan Nazi bernama Winterhilfswerk mengambil lambang bunga Forget-me-not menjadi suatu lambang, yang kemudian di adopsi para Mason atau mungkin lebih tepatnya menjadikannya lencana yang menunjukan identitas secara rahasia sebagai seorang Mason

Setelah masa Holocaust selesai, lambang inidigunakan lagi sebagai lencana masonik pada tahun 1948, dan saat ini lencana Forget-me-not telah menjadi lencana para Mason di seluruh dunia dimana lencana ini di kenakan di kelopak jas mereka untuk mengenang masa-masa Holocaust dan semua anggota mereka yang menderita karnanya

  • Perkiraan Korban Jiwa Selama Holocaust
  1. sekitar 5 hingga 6 juta orang Yahudi
  2. 1,8-1,9 juta orang kristen polandia yang bukan Yahudi
  3. 200.000-800.000 orang Roma dan Gipsi (Sinti)
  4. 200.000-300.000 orang Cacad
  5. 80.000-200.000 kaum Freemason
  6. 100.000 kaum komunis
  7. 10.000-25.000 para Homoseksual
  8. 2.500-5.000 para saksi Jehova
belum lagi di tambah dengan orang-orang yang di siksa dan di tembak di depan umum

Sampai saat ini belum ada jumlah pasti berapa korban yang kehilangan jiwanya di karenakan holocaust, mungkin disebabkan saking banyaknya jiwa yang hilang sehingga susah untuk di dokumentasikan dan di hitung

SEKIAN