Jumat, 15 Juli 2011

Kebenaran Permesta 2 (artikel pendek)

Salam para pencinta misteri, setelah sekian lama absen skarang saya selaku pemilik dan pengelola blog ini akan kembali mencoba menyegarkan blog yang lagi "hibernasi" ini (makanya ada embel-embel artikel pendek)

sebelum kita mulai artikel ini, sebaiknya anda (terutama yang masih sekolah) melupakan dulu soal sejarah indonesia yang ada dalam pikiran anda, karna saya tidak akan membahas kebohongan besar yang kita pelajari di sekolah selama ini terutama tentang PERMESTA (Perjuangan Rakyat Semesta) di manado

beberapa bulan lalu saya pernah menulis tentang kebenaran permesta, jadi artikel ini merupakan ralatan juga tambahan atas info yang saya dapat yang berhubungan dengan artikel tersebut

mari kita mulai, permesta dalam hal ini MENGALAH pada indonesia dikarenakan pada saat itu indonesia yang maaf LICIK melakukan sebuah gerakan yang tidak di sangka sangka dimana Indonesia membuat rakyat manado bertempur melawan rakyat manado sendiri, mungkin anda akan bingung bagaimana bisa indonesia bisa melakukan hal ini...

begini caranya, pada saat Indonesia berperang melawan penjajah yaitu jepang dan belanda, sebagian rakyat manado yang saat itu tergerak hatinya berangkat ke medan tempur (Pulau Jawa) untuk mendukung dan memerdekakan Indonesia, namun, sebagian besar pasukan yang berangkat ini sudah memiliki keluarga di Manado, artinya sudah memiliki anak. lanjut, dan saat Indonesia merdeka, mereka kemudian ada yang diangkat menjadi petinggi militer ataupun tetap menjadi anggota Militer.
Setelah perang usai, dimulailah jaman pemberontakan atau yang lebih kasarnya PERUSAKAN DARI DALAM, TAPIdalam jaman ini Permesta sebenarnya tidak termasuk dalam kategori PEMBERONTAK, permesta hanyalah menuntut hak yang harusnya di dapat Manado dan daerah lainnya selain pulau jawa, yaitu pembagian dana yang merata

Setelah permesta melakukan pergerakan, Indonesia kalang kabut untuk menghadapi permesta, Ini dikarenakan permesta di bantu oleh pihak amerika dengan suplay senjata termasuk pesawat dan berbagai senjata yang bahkan tidak dimiliki Indonesia, di tengah krisis itu, tiba-tiba muncul suara untuk mendirikan MINAHASA RAYA yang dimaksudkan agar manado nantinya dapat berdiri dengan kaki sendiri, tentu saja reaksi penolakan dari pusat sangatlah besar sehingga mereka menggunakan strategi yang menurut saya maaf LICIK

Strateginya membuat SEOLAH-OLAH ini adalah perang saudara, ingat kata saya tadi, SEBAGIAN warga manado pergi ke pulau Jawa untuk berjuang memerdekakan indonesia dan kebanyakan dari mereka sudah BERKELUARGA, artinya mereka memiliki anak, dan, anak mereka inilah yang kemudian membentuk Permesta, jadi caranya adalah membuat Ayah melawan Anak dengan cara menurunkan personil yang isinya warga manado yang pergi berperang dulu sehingga keinginan untuk bertempur permesta sirnah karna "Tidak mungkin seorang anak dapat membunuh ayahnya sambil berkata merdeka minahasa raya"

Karna itulah Permesta meminta Indonesia untuk BERUNDING dengan mereka, tapi, coba anda buka buku sejarah anda, saya jamin di buku sejarah manapun yang di pakai di persekolahan di Indonesia tertulis bahwa Permesta di TUMPAS, atau di TUNDUKAN, atau bahkan DIKALAHKAN tapi tidak, Permesta melakukan PERUNDINGAN DAMAI dengan Indonesia,

Lucu bukan, bagaimana bangsa ini terus mengajarkan kebohongan yang sama bertahun-tahun lamanya dan hampir tidak ada yang ingin membuka suara kepada pembesar negara ini untuk mengganti buku sejarah yang kita gunakan sekarang, terutama untuk sejarah indonesia

Lucu bukan, karna mungkin bukan tidak ada yang ingin membuka suara tapi MUNGKIN mereka di "bungkan" sebelum sempat berkicau

Lucu bukan, melihat generasi muda terus di bohongi dan terus di bodohi, padahal dari kecil kita selalu diajarkan bahwa "bohong itu dosa"

bagai mana? apa pendapat anda....
saya memanggil anda semua untuk lebih berani menulis sesuatu di Forum terbuka seperti ini
sesuatu yang akan membuat para pejabat di negara ini terdiam
sesuatu yang akan menyadarkan masyarakat Indonesia yang sekarat saat ini

contohnya, beranilah mengatakan bahwa SUSILO BAMBANG YUDHOYONO TELAH MENYALAH GUNAKAN KEKUASAAN berdasarkan sunber dari WIKILEAKS, lagi pula wikileaks belum pernah terbukti salah, hanya pernah di bantah, jadi kenapa wikilwaks harus salah dalam hal diatas

atau mungkin SOEKARNO PRESIDEN PERTAMA BANGSA INDONESIA DIJADIKAN TAHANAN RUMAH OLEH SOEHARTO DAN DI BUNUH PELAN-PELAH, walaupun ini sudah rahasia umum

Kita tidak mungkin diam saja melihat bangsa ini di bodohi kan....
:)
hehe............

7 komentar:

  1. thanks bro Oz nanti saya juga akan menulis tentang kebohongan indonesia yang saya tahu.

    desta bluedyst

    BalasHapus
  2. jangan sembarang ngong kalau SBY begitu, coba cari yg lebih spesifik

    BalasHapus
  3. mantapp gan, Link sudah saya pasang gan silahkan kunjungi www.bluee-mail.com. tolong link saya juga pasang gan dengan nama TUtorial BLAK-BLAKAN... hehehehe www.bluee-mail.com

    BalasHapus
  4. gan, link anda sudah saya pasang ,
    link back please :)

    BalasHapus
  5. tulisan ini berdasarkan fakta atau rekaan semata? Mana bukti otentiknya?

    BalasHapus
  6. Tuhan Maha Tahu......

    BalasHapus
  7. Anonim 25 Febr 2012.
    Pada dasarnya saya senang dapat tambahan informasi dari blog ini dan dari rekan-rekan di Manado umumnya tentang riwayat singkat PERMESTA. Tentu cerita ttg PERMESTA hanya sebagian dari seluruh cerita ttg dekade pergolakan daerah tahun 1950-an itu. Jika kita mendapatkan gambaran dlm perspektif umum tentang kejadiannya dan tempat PERMESTA dalam keseluruhan cerita, maka pengertian kita ttg kasus itu agaknya bisa lebih jelas. Untuk itu saya ingin sedikit urun rembuk lewat tulisan ini.
    Sejak pertengahan tahun1950-an, ketidakpuasan thd kelicikan pusat (Jawa) dan ketidakadilan distribusi kekayaan Nusantara, umumnya dari Luar Jawa menimbulkan protes dari daerah-daerah di luar Jawa. Jalur konstitusional telah dihormati dan cara-cara dialog seperti kasus Papua sekarang, telah ditempuh. Di daerah-daerah didirikanlah dewan-dewan untuk menyalurkan aspirasi daerah. Di utara Sumatera ada "Dewan Gadjah", di Sumatera Tengah ada "Dewan Banteng", di Sumsel "Dewan Garuda". Di Sulawesi Utara,yang senasib dengan rekan di Sumatera dlm arti kekayaan mereka dikuras dan diboyong semua ke Jakarta (Jawa), mendirikan dewan pula tetapi namanya PERMESTA (Perjuangan Rakyat Semesta). Itu dewan juga. Usaha dewan-dewan ini gagal terutama direcoki oleh PKI, partai anak masnya Suakrno. Ia dekat dengan rejim mirip dengan Golkar zaman Suharto. Jadi PKI dan Golkar itu sama saja. Karena gagal lewat jalan damai, maka Suamtera Barat mengambil inisiatif sendiri, tetapi didukung oleh dewan-dewan daerah yang lain, yakni melakukan ultimatum ke Jakarta. Sejak itu pecahlah perang saudara, sesama anak bangsa baku bunuh. Itulah yang namanya PRRI. PRRI itu sebenarnya garis keras dlm perjuangan menentang pusat, di mana Dewan melebur di dalamnya. Dalam sejarah sering ditulis PRRI/ PERMESTA. Itu keliru, karena PERMESTA, seperti halnya dg Dewan yang lain tidak hendak berperang, tetapi keadaanlah yang memaksa, sehingga dalam kenyataannya,semua melebur ke dalam PRRI dan Sumatera Barat dalam hal ini paling bertanggung jawab dalam mencetuskan PRRI dan sekaligus paling menderita akibat perang saudara itu. Akibatnya masih tetap dirasakan sampai zaman Orde Baru. Sekian terima kasih.

    BalasHapus