Sabtu, 22 Mei 2010

Borobudur, bangunan misterius yang Nyata


Walau pun Hari masih agak terang, tetapi karna sudah ada kesempatan, maka saya menyempatkan untuk membuat postingan
sekarang saya akan membahas tentang borobudur, Candi megah yang berdiri di tanah air kita Indonesia

memang sepintas tidak ada yang Aneh dengan Candi ini, hanya sebuah candi tua yang megah
memang keanehan Candi Borobudur tidak terletak pada bentuknya, Tapi pada cara pengerjaan nya

Apanya yang Aneh?
-Aneh nya Candi megah ini berdiri tanpa perekat sedikitpun, jadi candi ini hanya batu yang di susun-susun oleh orang jaman dulu

pertanyaan ke 2
berapa banyak orang yang di perlukan untuk membangun Candi ini?
-Tidak di ketahui

pertanyaan ke 3
seberapa tinggi Ilmu pengetahuan saat itu?
-yang pasti tidak sama, bahkan jauh di bawah manusia moderen

Aneh bukan
karna kita saja dengan segudang ilmu pengetahuan akan sulit untuk membuat Candi ini tanpa perekat, jadi pastilah yang membuat candi ini memiliki Ilmu pengetahuan yang lebih dari Kita

Nama borobudur sendiri di ketahui dari Negarakertagama karya mpu Prapanca
pada tahun 1814 Thomas Raffles mendapat berita tentang bukit batu yang tertutup tanah dan bebatuan, karna rasa penasaran nya, Thomas pun menyuruh orang untuk membersihkan bukit batu itu
setelah 2 bulah, barulah terlihat sebuah candi mega yaitu Candi Borobudur

Sampai sekarang sangat banyak pertanyaan yang di ajukan terhadap Candi Borobudur
Cara menyusun batunya, tipe batunya, atau pun cara mengangkut batunya

Menurut saya, jika Mesir kuno dapat membuat Piramida beserta Spinx yang begitu megah
bukan lah tidak mungkin bangsa kita juga dapat membangun Candi Borobudur yang begitu megah pula
Lagi pula bentuknya sama-sama segi tiga
^_^

8 komentar:

  1. akhirnya diposting jg nh topik...:)

    BalasHapus
  2. saya coba menjawab tentang cara menyusun batu candi.

    1. membangun candi memang tidak memakai perekat apa pun tapi dengan teknik sambung batu, Di salah satu permukaan sebuah batu dibuat sebuah tonjolan, dan di batu lain di buat semacam ‘lembah’ yang cocok dengan batu satunya lagi. Jadi mirip seperti puzzle yang dicocok-cocokkan satu sama lain. Ada juga sambungan batu pengunci. Dengan teknik ini, batu-batu dikaitkan lewat bantuan batu pengunci di tengah-tengah kedua batu itu.

    demikian semoga cukup membantu

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju dengan pandapat Anda. saya pernah masuk ke museum candi Borobudur dan mendapat penjelasan tentang pembangunan candi Borobudur sendiri. secara umum candi candi lain juga menggunakan teknik ini.

      Hapus
  3. Myheart2105 berkata...

    Kykx qt msti ngubah asumsi qt, kalo org jman dulu tu GAK IDENTIK dgn kterbelakangan iptek,, kykx emg pradabn manusia ada naik turunx yach...gak kyk garis lurus mendaki ajah...

    BalasHapus
  4. BEnar sekali, contoh nya suku Maya yang sangat misterius, tapi sangat pintar

    BalasHapus
  5. sebenarnya cukup mudah, dengan memanfaatkan gravitasi bumi n berat batu, maka tanpa perekat pun batu ga akan mudah bergeser. yang menjadi pertanyaan adl cara mengangkut batu dari bawah ke puncak. cz dengan kemiringan yg termasuk besar, akan sangat kesulitan mengangkat batu seberat itu. apakah orang2 zaman dahulu sudah menguasai teknologi katrol yg memadai atau mereka telah menemukan rahasia gravitasi nol.

    BalasHapus
  6. apakah ada kemungkinan campur tangan "pihak" lain yg mmbantu proses pembangunan candi tsb?

    BalasHapus
  7. mungkin mirip cara membangun candi yang ada di bali sekarang yang menggunakan batu bata. hanya cukup digosok2an di permukaan bata yang satu dengan yang laen, bata itu bisa merekat.klo belum percaya bisa dibuktikan sendiri ato melihat cara membangun candi di bali dengan cara kuno.
    trus klo udh lama kelamaan pasti bata itu bakal menyatu. nah kualitas bata yang bagus akan menentukan seberapa kuat bata itu akan bertahan seperti batu. seperti itulah kira2.
    sekian masukan dari saya dan semoga bermanfaat.

    BalasHapus